Monday, April 18, 2016

Putusan Gerindra Membuat Tim Bung Saleh Wattiheluw Kecewa

Putusan Gerindra Membuat Tim Bung Saleh Wattiheluw Kecewa

MALUKU Menulis - Putusan partai Gerindra terkait dicoretnya nama Bung Saleh Wattiheluw secara sepihak membuat tim Wattiheluw kecewa. Ketua tim Zainudin Kelian yang kami temui tadi malam menegaskan bahwa keputusan Gerindra terkait pencoretan nama bakal calon yang menjadi jagoannnya syarat akan kepentingan.

"Pernyataan ini kami baca dari surat kabar sabtu (15/4) kemarin bahwa nama pak Saleh Watiheluw digugurkan dari Gerindra karena belum melengkapi administrasi yang seyogyanya proses administrasi tersebut sedang kami ikuti pentahapannya", sebutnya kepada maluku menulis minggu (17/4).

"Informasi ini telah kami beritahukan kepihak penjaringan, bahwa terkait persyaratan tersebut antara lain surat keterangan tidak sedang pailit dari akuntan, yang sedang di proses di pengadilan dan NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) yang juga dalam proses pengerjaan. Terjadi penundaan surat keterang tidak sedang pailit dari akuntan publik dikarenan ketua pengadilan baru saja mengalami proses pergantian. Informasi yang telah kami berikan ini seharusnya menjadi bahan acuan tim penjaringan partai Gerindra bukan langsung menggugurkan bung Saleh", tandasnya.

Kemudian zainudin menegaskan, inikan hanyalah kelengkapan administrasi dan bukan berarti cacat dalam administrasi. Aturanpun yang seharusnya menjadi prasyarat ini dilengkapi pada saat akan dilakukannya uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper tes). Ketika fit and proper tes persaratannya belum dilengkapi maka boleh dinyatakan gugur dan tidak dapat mengikuti proses selanjutnya. Jika seperti itu maka kami akan legowo menerimanya.

Menurut zainudin, pernyataan yang di keluarkan oleh salah satu kader Gerindra yang mengatakan bahwa bakal calon wakil walikota Ambon terkait rekomendasi partai telah ditanda tangani oleh DPP Partai Gerindra merupakan kesimpangsiuran, sehingga akan menimbulkan keragu-raguan bagi bakal calon yang mendaftar di Partai Gerindra, salah satunya adalah kandidat yang diusungnya yakni Saleh Wattiheluw.

"Kita telah menyurati DPP Gerindra untuk menindaklanjuti persoalan ini. Karena putusan ini memiliki efek resistensi yang besar dan akan mencedrai proses demokrasi. Karena informasi yang beredar bahwa rekomendasi DPP Partai Gerindra sudah diberikan untuk yang bersangkutan.
Jika rekomendasi ini benar adanya maka mereka menganggap proses yang dilakukan oleh partai Gerindra ada sebuah pembohongan dan hanyalah formalitas belaka, dan hal ini sangat bertentangan dengan dengan UU Nomor 14 tahun 2008 tentang informasi publik pasal 55, dan pasal 378 KUHP tentang penipuan, maka akan diselesaikan melalui jalur hukum," paparnya.

Menurutnya, yang kita ketahui selama proses masih berlangsung rekomendasi belum bisa ditetapkan, karena mekanisme partai dalam mengeluarkan rekomendasi melalui pentahapan sampai pada uji kelayakan dan kepatutan. Setelah itu survey yang menjadi bahan acuan yang dikirim ke DPP sebagai bahan pertimbangan dalam mengeluarkan rekomendasi. Tetapi kenapa sudah ada pernyataan yang mendahului proses pentahapan tersebut. (MHS)

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon