Wednesday, April 20, 2016

Selamat Ulang Tahun Pak Walikota Ambon

Tags

http://malukumenulis.blogspot.co.id/2016/04/selamat-ulang-tahun-pak-walikota-ambon.html

MALUKU Menulis - Kota ini telah memberi banyak kepada saya, maka adalah tangunggjawab moral saya untuk melayani kota ini. (Richard Louhenapessy, S.H)

Kutipan di atas keluar dari mulut pak Ris (demikian sang Walikota sering disapa) saat wawancara perdana untuk penulisan buku biografinya. Bersama jurnalis Embong Salampessy kami sedang menyiapkan sebuah buku tentang sosok yang murah senyum ini.

“Buku harus menjadi wahana pendidikan bagi warga kota. Walau tidak banyak orang melihat buku sebagai hal yang penting. Mereka lebih suka hal-hal yang langsung memberi manfaat ekonomis” demikian kata Pak Ris.

Kami mohon maaf jika hingga kini buku tersebut belum rampung. Ada beberapa kendala yang mesti kami lewati hingga nanti buku tersebut hadir di depan anda semua. Doakanlah!

Kami tersanjung ketika beliau mempercayakan penulisan ini kepada kami. “Banyak orang dari Jakarta sudah datang untuk meminta menulis biografi saya, tapi saya menunggu anda”, demikian ungkap anak seorang pendeta GPM ini.

Dulu bersama Pdt Hery Siahay kami membuat sebuah buku penghormatan kepada ayah beliau: Pdt Dominggus Louhenapessy (Opa Bu). Judulnya: “Pendeta di Tengah Pusaran Zaman”. Opa Bu adalah pendeta GPM tiga zaman: Zaman Belanda, Jepang dan Indonesia Merdeka.

“Dulu saya mau jadi pendeta, tapi ayah saya mengatakan dengan menegakan keadilan (baca: jadi sarjana hukum) itu juga menjalankan tugas pendeta. Makanya saya kuliah hukum, jadi lawyer, politisi dan kini walikota, kata Pak Ris suatu waktu.

Hari-hari ini pak Walikota jadi sorotan. Seperti Ahok dan petahana lainnya yang akan bertarung dalam Pilkada tahun depan wajar jika banyak gonjang-ganjing. Asal saja, masih berpegang pada etika dan rasa cinta, bukan dendam apalagi permusuhan.
Tokh, tak ada manusia yang sempurna. Siapapun dia.
Jika hari ini pak Walikota berulang tahun tak salah jika sebagai warga kota kita turut gembira. Dengan hidup dan karya beliau semoga kota Ambon semakin manis.

Cinta warga kota ini dan walikotanya dapat pula diungkapkan dengan kritik yang membangun dan lebih daripada itu karya bersama dalam ketulusan.

Hanya di atas dasar “Ale rasa beta rasa” sajalah kita bisa membangun masa depan bersama. Ini bukan hendak menyederhanakan kompleksitas kota Ambon yang memang sudah kompleks dari dulu.
Selamat Ulang Tahun pak Walikota. (20/04/2016)
Tuhan memberkati anda senantiasa! (RR).

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon